Petunjuk Penggunaan Google PageSpeed Insights Untuk Meningkatkan Performa Website

Apa itu Google PageSpeed Insights? PageSpeed Insights Google adalah webtool audit website yang menggunakan teknologi lighthouse untuk mengukur performa (kecepatan) situs web, Menggabungkan data dari laporan pengalaman pengguna browser chrome (CrUX) untuk menampilkan data performa nyata tentang halaman web dan melaporkan 2 metrik yang disebut dengan First Contentful Paint (FCP) dan DOMContentLoaded (DCL).

  1. First Contentful Paint (FCP)
    First Contentful Paint adalah metrik yang melaporkan waktu saat browser pertama kali merender teks, gambar (termasuk gambar latar belakang), kanvas non-putih, atau SVG. Ini termasuk teks dengan font web yang menunggu keputusan. Ini adalah pertama kalinya pengguna dapat mulai mengonsumsi konten halaman.
  2. DOMContentLoaded (DCL).
    DOMContentLoaded adalah metrik yang melaporkan waktu ketika dokumen HTML awal telah sepenuhnya dimuat dan diurai, tanpa menunggu stylesheet, gambar, dan subframe selesai memuat.
Dari sekian banyak webtool untuk audit website PageSpeed Insights Google merupakan webtool audit terpopuler saat ini.

Orang-orang menggunakan Google PageSpeed Insights untuk mengukur kecepatan website dan menemukan kekurangan situs sehingga mereka tahu langkah apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa halaman web mereka dari hasil audit yang di tampilkan oleh PageSpeed Insights Google.

Kenapa Harus Google PageSpeed Insights?

Google PageSpeed Insights
Dari sekian banyak webtool audit pengukur kecepatan situs web kenapa harus PageSpeed Insights yang menjadi pilihan. Alasan yang paling mendasar kenapa harus menggunakan Google PageSpeed Insights adalah:

Webtool audit Google PageSpeed Insights merupakan tool audit milik google.com yang merupakan pusat peradapan website terbesar di dunia saat ini.

Selain itu yang menjadi keutamaan Google PageSpeed Insights adalah tidak hanya mengukur performa (kecepatan) situs web saja, poin-poin yang menjadi patokan juga di tampilkan dengan dengan jelas lengkap dengan petunjuk atau arahan yang harus dilakukan untuk memperbaiki bagian-bagian yang kritis di situs web, sehingga pemilik situs dapat meningkatkan performa (kecepatan) situs web dengan mengikuti petunjuk tersebut.

Ada enam jenis data lab yang menjadi aspek dan fokus utama audit web di Google PageSpeed Insights yaitu:
  • FCP (First Contentful Paint).
    First Contentful Paint atau disingkat dengan FCP menandai waktu saat teks atau gambar pertama di-paint.
  • SI (Speed Index).
    Indeks Kecepatan atau (SI) menunjukkan seberapa cepat konten halaman terlihat terisi lengkap.
  • LCP (Largest Contentful Paint).
    Largest Contentful Paint (LCP) menandai waktu saat teks atau gambar terbesar di-paint.
  • TTI (Time to Interactive).
    Waktu untuk interaktif (TTI) adalah lamanya waktu yang diperlukan halaman untuk menjadi interaktif sepenuhnya.
  • TBT (Total Blocking Time).
    Jumlah semua jangka waktu antara FCP dan Waktu untuk Interaktif, ketika durasi tugas melebihi 50 md, dinyatakan dalam milidetik.
  • CLS (Cumulative Layout Shift).
    Pergeseran Tata Letak Kumulatif (CLS) mengukur gerakan elemen yang terlihat dalam area pandang.
Ke-enam aspek diatas masing-masing memiliki standar (skor minimal) dalam hitungan ms (milidetik) dan indikator warna hijau kuning dan merah.

Indikator hijau menujkkan bahwa hasil audit website baik dengan nilai dibawah skor minimal (Lulus audit PageSpeed Insights).

Indikator kuning menunjukkan bahwa situs web memiliki skor kecepatan sedang dan diperlukan tindakan untuk meningkatkan performa situs web.

Indikator merah menunjukkan performa situs web buruk (tidak lulus audit atau gagal PageSpeed Insights) dengan skor melebihi skor minimal yang sudah di tentukan oleh Lighthouse Google PageSpeed Insights.

Cara Menggunakan Google PageSpeed Insights

  1. Buka situs PageSpeed Insights
  2. Masukkan URL (alamat situs web)
  3. Jalankan Analsis
  4. Biarkan PageSpeed Insights menganalisis situs web hingga selesai
  5. Lihat peluang di hasil audit dan fokus pada perbaikan.
Biasanya yang paling sering menyebabkan skor kecepatan website buruk atau rendah adalah sebagai berikut:
  • Adanya blokir resources dari file internal maupun eksternal seperti bundle css dan JavaScript (Render-blocking resources). Ikuti panduan untuk mengatasi Render-blocking resources
  • Ukuran gambar yang kurang tepat (Properly size images). Ikuti panduan untuk Menentukan ukuran gambar dengan tepat
  • Pemuatan gambar di awal perenderan (Gambar tidak di tunda di belakang layar).
  • Masalah keterlihatan teks ketika webfont belum selesai dimuat (Ensure text remains visible during webfont load). Lihat Selengkapnya
  • JavaScript dan css tidak di minifikasi (Minify Css dan js). Lihat Selengkapnya
  • Terlalu banyak css yang tidak di gunakan (Remove unused CSS) Lihat Selengkapnya

Bagaimana mencapai skor 100 di google PageSpeed Insights?

Lakukan perbaikan pada bagian yang paling tinggi mempengaruhi kecepatan situs web, biasanya Google PageSpeed Insights menampilkan-nya pada daftar peluang di hasil audit website anda dan fokuslah melakukan perbaikan disana, jika sudah selesai lanjutkan perbaikan pada bagian Diagnostik.

Untuk mendapatkan performa kecepatan situs web yang nyata utamakan perbaikan website versi mobile. Dengan begitu secara otomatis di versi dekstop website juga akan mengalami peningkatan kecepatan (performa) melebihi kecepatan website versi mobile.

Saya tahu untuk melakukannya (meningkatkan performa situs web) dengan optimal hingga mencapai skor 100 di google PageSpeed Insights pasti tidak sesederhana itu, maka dari itu saya merekomendasikan untuk melihat cara saya mengoptimalkan kecepatan website di google PageSpeed Insights.

Ini adalah skor kecepatan situs web cordialblogger.com.
Skor kecepatan website - Audit by PageSpeed Insights Google
Di Audit pada 6 nov 2020 Menggunakan Lighthouse Google PageSpeed Insights. Check Live Score.

Mulai Langkah Anda Untuk Meningkatkan Performa (Kecepatan) Website.

Setelah memahami apa itu PageSpeed Insights Google dan cara menggunakan-nya segera ambil tindakan yang tepat untuk situs web anda. Karena membaca saja tidak cukup untuk mengatasi permasalahan yang menghambat kecepatan situs web.

Saya harap artikel "Petunjuk penggunaan Google PageSpeed Insights untuk meningkatkan performa situs web" ini benar-benar membantu anda memecahkan masalah performa atau kecepatan situs web dan membantu anda menemukan langkah terbaik untuk melakukan pengoptimalan performa website.

Mulai dari mengaudit website anda di Google PageSpeed Insights untuk mengambil tindakan dan memahami apa dan bagaimana meningkatkan kecepatan situs web di google PageSpeed Insights hingga berdampak ke performa yang nyata.
Lebih baru Lebih lama
Close